Jama’ah Bertanya Ustazd Menjawab…

Kasihan si penanya….
Padahal beliau sudah bertekad bulat meninggalkan Riba dan meminta do’a agar mendapat pekerjaan yang halal, sang ustadz malah menyalahkan keputusan si penanya untuk keluar dari Bank.

Apakah pelacur juga tidak boleh berhenti dari pekerjaannya jika takut nggak makan…???
Bukankah Alloh ﷻ telah menjamin rejeki makhluknya….???

Lho kok pelacur…???
Apa urusannya…???
Ya, karena dosa Riba lebih besar dari berzina…

Rosululloh ﷺ telah bersabda….:

دِرْهَمُ رِبًا يَأْكُلُهُ الرَّجُلُ وَهُوَ يَعْلَمُ أَشَدُّ مِنْ سِتَّةِ وَثَلاَثِيْنَ زَنْيَةً

“Satu dirham yang dimakan oleh seseorang dari transaksi Riba sedangkan dia mengetahui, lebih besar dosanya daripada melakukan perbuatan zina sebanyak 36 kali.”
(HR. Ahmad dan Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman).

Cukup nasehat Nabi ﷺ berikut sebagai wejangan bagi kita semua……

إِنَّكَ لَنْ تَدَعَ شَيْئاً لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ بَدَّلَكَ اللَّهُ بِهِ مَا هُوَ خَيْرٌ لَكَ مِنْهُ

“Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Alloh, niscaya Alloh ﷻ akan memberi ganti padamu dengan yang lebih baik .”

(HR. Ahmad. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shohih)

Bagi Teman² yang sudah Hijrah & Taubat dari Lembaga Ribawi silahkan komentar di bawah untuk memotivasi mereka yang juga sama² berjuang ingin lepas dari Jeratan Riba.

SELAMAT BERJUANG UNTUK MENCARI NAFKAH YANG HALAL SHOBAT….

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *